Disdik Pekanbaru Terapkan Kembali Sekolah Tatap Muka SD dan SMP
Disdik Pekanbaru kembali memberlakukan sekolah tatap muka bagi siswa SD dan SMP, sementara jenjang PAUD dan TK masih menjalani PJJ akibat kabut asap.
Oleh Admin ·
Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali menerapkan pembelajaran tatap muka bagi peserta didik di jenjang Sekolah Dasar (SD) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kebijakan penyelenggaraan belajar tatap muka tersebut mulai diberlakukan untuk tingkat pendidikan dasar dan menengah pertama di lingkungan Kota Pekanbaru.
Meski kegiatan tatap muka di sekolah kembali dijalankan bagi murid SD dan SMP, kebijakan berbeda diterapkan bagi jenjang di bawahnya. Peserta didik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta Taman Kanak-Kanak (TK) dilaporkan masih tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah masing-masing.
Penyesuaian Kegiatan Belajar Mengajar
Pemberlakuan kembali sekolah tatap muka untuk tingkat SD dan SMP ini diputuskan di tengah situasi dampak lingkungan kabut asap yang menyelimuti kawasan Pekanbaru. Terkait teknis pelaksanaan dan ketentuan kegiatan para peserta didik di lingkungan sekolah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru telah memberikan penyampaian dan arahan resmi mengenai aturan aktivitas para siswa selama berada di satuan pendidikan.
Pemerintah Kota Pekanbaru melalui dinas teknis terkait memfokuskan pemantauan terhadap kegiatan peserta didik di sekolah guna memastikan proses belajar tetap berlangsung dengan penyesuaian kondisi yang ada. Perbedaan perlakuan antara jenjang PAUD/TK dan jenjang SD/SMP diambil sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko dampak cuaca serta kabut asap terhadap kelompok usia anak yang lebih rentan.
Langkah Sosialisasi dan Pembagian Masker
Selain penyesuaian skema aktivitas pembelajaran di sekolah, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru turut melakukan langkah penanganan dampak kabut asap secara meluas. Pemko Pekanbaru melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai langkah penanganan dampak paparan kabut asap kepada masyarakat luas.
Bersamaan dengan sosialisasi penanganan dampak kabut asap tersebut, Pemko Pekanbaru juga menyalurkan dan membagikan masker secara gratis kepada warga. Pembagian masker gratis ini difokuskan untuk meminimalkan dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan pernapasan penduduk di wilayah Pekanbaru.
Aksi Pembagian Masker oleh KONI Pekanbaru
Respons terhadap kondisi kabut asap pekat juga dilakukan oleh berbagai unsur kelembagaan lain di daerah. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pekanbaru turut turun langsung dengan membagikan sebanyak 1.000 masker gratis kepada warga.
Pembagian 1.000 masker cuma-cuma oleh KONI tersebut ditujukan bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka guna mengantisipasi paparan kabut asap pekat. Upaya pembagian masker ini melengkapi langkah terpadu yang dijalankan jajaran pemerintah daerah dan elemen keolahragaan setempat dalam menghadapi situasi kabut asap di Kota Pekanbaru.
Sumber: ANTARA News Riau, Pekanbaru.go.id, arasynews.com, INIRIAU.COM, Pekanbaru Pos
Daerah: Pekanbaru